Assalamu'alaikum.
Sukmaku bersuara
Rinduku padamu berbicara
Kadang lepas di hati sayu
Kadang dalam jiwa rasa pilu
Bertanya mengapa kita tidak saja bersatu
Kadang tidak tertahan
Kadang rasa mahu dilepaskan
Tetapi tahu akhlak masih menjadi batasan
Tinggal aku rindu
Sungguh aku memerlukan belas dan kasihan
Kadangkala air mata seperti mahu mengalir
Rasa tidak lagi mampu bertahan
Takut nanti tersungkur dalam dugaan
Sungguh aku memerlukan kekuatan
Wahai kasihku
Apakah engkau punya jawapan?
________________________________________________________
Oh cintaku
Janganlah engkau dipeluk kelemahan
Rindulah aku dalam doamu
Dalam langkah ketaatanmu kepada-Nya
Biar dia yang mengawal rindu ini
Agar kekal dalam batasan-Nya
Aku tidak akan lari
Di sini aku sedia menanti
Engkau turun dari mempersiapkan diri
Menjemputku pada hari yang sama kita nanti
Datanglah dengan pakaian Ilahi yang kau sedang sulami
Sabar agar tiada cacat celanya nanti
Luahlah rindumu dengan pelbagai amalan kebaikan
Agar Tuhan kita mencurahkan keberkatan
Sibukkan dirimu wahai saktiku
Agar nanti engkau tidak lemah kala memimpinku
Hilal Asyraf.
Sebelum Aku Bernikah.
Cantik kan?
Salah satu puisi kegemaran saya daripada buku SAB :)
Rindu itu indah
Cuma cara pengungkapan setiap insan itu berbeza
Rindu itu tiada celanya tiada salahnya
Cuma cara pentaksiran itu seeloknya harus murni suci
Rindu itu ubat
Cuma cara yang terpilih mampu menyembuh luka
May Allah bless writer and readers. Amin.
No comments:
Post a Comment